Kota Sorong – Kamis, 5 Maret 2026. Kultum kali ini yang disampaikan oleh Hakim PA Sorong, Juandi Mardin, S.H. Mengangkat tema tentang keutamaan tiga fase Ramadhan serta pentingnya memaksimalkan sepuluh hari kedua sebagai momentum magfirah (ampunan).
Dalam penyampaiannya, Beliau menjelaskan bahwa Ramadhan terbagi menjadi tiga fase utama. Sepuluh hari pertama merupakan fase rahmat (kasih sayang Allah SWT), sepuluh hari kedua adalah fase magfirah (ampunan), dan sepuluh hari terakhir menjadi fase pembebasan dari api neraka sekaligus waktu terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Memasuki sepuluh hari kedua, Ia menekankan tiga poin penting yang harus menjadi perhatian bersama. Pertama, menjadikan momen magfirah sebagai kesempatan emas untuk meraih ampunan Allah SWT. Hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan,
“Celakalah seseorang yang memasuki bulan Ramadhan, namun dosa-dosanya tidak diampuni.” Hadis ini menjadi pengingat agar setiap insan benar-benar memanfaatkan Ramadhan dengan sungguh-sungguh.





Kedua, melawan rasa keluh dan lelah dalam beribadah. Menurutnya rasa lelah adalah hal yang manusiawi, namun jangan sampai menjadi alasan untuk mengurangi kualitas ibadah.
Ketiga, memperbaiki kualitas ibadah, bukan sekadar mengejar kuantitas. Ibadah yang dilakukan dengan kekhusyukan, keikhlasan, dan kesadaran penuh akan jauh lebih bermakna.
Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan setiap detik di bulan Ramadhan sebagai waktu yang berharga. Salah satu bentuk kesungguhan tersebut adalah dengan memperbanyak taubat. Taubat yang sempurna, jelasnya, memiliki tiga unsur penting, yaitu:
- Al-Iqla’, berhenti dari perbuatan dosa.
- An-Nadam, menyesali dosa yang telah dilakukan.
- Al-Azm, bertekad kuat untuk tidak mengulangi perbuatan dosa tersebut.
Melalui kultum ini, diharapkan seluruh aparatur PA Sorong semakin termotivasi untuk mengisi Ramadhan dengan amalan terbaik, memperbaiki diri, serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan. Semoga Ramadhan tahun ini benar-benar menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik dan meraih ampunan Allah SWT. (CTR)