Pengadilan Agama Sorong Kelas II

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PENGADILAN AGAMA SORONG KELAS II 

Briefing Rutin Kepaniteraan PA Sorong: Evaluasi, Arahan, dan Semangat Baru

Kota Sorong, 10 Juni 2025 – Suasana semangat dan kebersamaan kembali menyelimuti Pengadilan Agama (PA) Sorong dalam briefing rutin Kepaniteraan yang dilaksanakan pada Selasa pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua PA Sorong, Sapuan, S.H.I., M.H., dan menjadi momentum penting dalam mempererat solidaritas antarpegawai serta meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Briefing kali ini dihadiri oleh Panitera Pengganti (PP) dari Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat yang sedang diperbantukan (detasering), para Hakim, Panitera, Panitera Muda Gugatan, Juru Sita, ASN, CPNS, PPNPN, serta tenaga outsourcing.

Kegiatan diawali dengan semangat melalui yel-yel Mahkamah Agung, Badan Peradilan Agama, Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat, serta yel-yel khas PA Sorong. Yel-Yel menjadi simbol kekompakan yang terus dijaga sebagai fondasi menuju birokrasi yang berintegritas.

Dalam arahannya, Sapuan menekankan pentingnya kesiapan seluruh unit kerja dalam menghadapi audit yang akan dilakukan oleh tim dari Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Papua Barat. Ia menjelaskan bahwa audit tersebut secara khusus ditujukan untuk menilai kinerja pimpinan yang akan dimutasi ke satuan kerja lain.

Namun, Sapuan juga menegaskan bahwa audit tidak hanya terbatas pada pimpinan yang dimutasi. Audit akan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh unit kerja, baik pada bagian Kepaniteraan maupun Kesekretariatan.

Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk tetap hadir dan melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Saya sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh aparatur yang hadir pagi ini. Komitmen dan kehadiran rekan-rekan menunjukkan semangat kerja yang luar biasa,” Ujarnya.

Sapuan juga menyoroti kehadiran tenaga CPNS baru dan menekankan pentingnya pembinaan serta arahan agar mereka dapat meningkatkan kinerja secara maksimal.

Lebih lanjut, Sapuan juga menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi dalam menjalankan organisasi.

“Jika ada permasalahan, jangan disimpan sendiri. Koordinasikan dan komunikasikan dengan atasan maupun rekan kerja. Mari kita saling berbagi ilmu dan pengalaman,” pesannya.

Briefing ditutup pada pukul 08.50 WIT dengan pembacaan doa oleh Izham Gani, S.Sos. Kegiatan sederhana namun penuh makna ini menjadi simbol nyata bahwa solidaritas dan kebersamaan adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, harmonis, dan produktif. (CTR)

Tinggalkan komentar

weather app mood fun play

Sign up to stay  informed lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.