Kota Sorong – Aparatur Pengadilan Agama (PA) Sorong yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Para Hakim, Panitera, Sekretaris, Panmud Gugatan, dan Kasubbag PTIP mengikuti sosialisasi sistem pembinaan dan pengawasan secara elektronik terintegrasi melalui aplikasi E-Binwas yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Dirjen Badilag) Mahkamah Agung RI, Senin (26/08/2024). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting yang juga dihadiri oleh seluruh Hakim dan aparatur peradilan agama seluruh Indonesia.
Dirjen Badilag, H. Muchlis, dalam sambutannya menjelaskan bahwa sosialisasi dan simulasi aplikasi E-Binwas merupakan langkah untuk mengoptimalkan fungsi pembinaan dan pengawasan pengadilan tingkat banding dalam hal pengarahan, bimbingan, dan petunjuk terhadap pengadilan tingkat pertama diwilayah hukumnya.
- Babak Baru Kepaniteraan PA Sorong, Panitera Baru Resmi Dilantik dan Diambil Sumpah
- Tuntaskan KKLPH di PA Sorong, Mahasiswa UNAMIN Sorong Bawa Pengalaman Praktik Peradilan
- Apel Sore PA Sorong: Tutup Pekan dengan Apresiasi, KPA Sorong Sampaikan Terima Kasih kepada Seluruh Pegawai
- Langkah Baru dalam Pengabdian, PA Sorong Lepas Panitera Menuju PTA Papua Barat
- Jumat Sehat di PA Sorong: Sehat Bersama, Semangat Kerja Terjaga
“Dalam rangka optimalisasi fungsi pembinaan dan pengawasan pengadilan tingkat banding dalam hal pengarahan, bimbingan, dan petunjuk kepada jajaran pengadilan tingkat pertama yang berada di wilayah masing-masing, Direktorat Pembinaan teknis telah meluncurkan aplikasi pembinaan dan pengawasan berbasis digital atau disebut aplikasi E-Binwas yang pada hari ini akan dilakukan sosialisasinya aplikasi tersebut ” ujar Dirjen Badilag.
Bertindak sebagai narasumber dalam sosialisasi tersebut Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama (Dirbinganis), H. Candra Boy Seroza dan Panitera Pengganti PTA Jakarta sekaligus Tim IT Ditjen Badilag MA RI, Dika Andrian.
Waffle House Menu | Firehouse Subs Menu | Sonic Menu | wendys Menu | Tiktok mod apk | adobe photoshop crack
Sosialisasi tersebut juga mencakup sesi tanya jawab interaktif. Peserta dari berbagai pengadilan tinggi agama maupun pengadilan agama, termasuk Pengadilan Agama Sorong, aktif mengajukan pertanyaan dan masukan terkait aspek teknis dan implementasi aplikasi E-Binwas. Selain itu, beberapa peserta memberikan saran untuk pengembangan fitur aplikasi agar lebih mendukung proses pengawasan yang efektif di lapangan.
Pengadilan Agama Sorong menyambut baik sistem E-Binwas ini dan berkomitmen untuk mengimplementasikannya secara optimal. Dengan adanya sistem ini, diharapkan kinerja pengadilan dapat lebih profesional, akuntabel, dan selaras dengan tuntutan modernisasi di era digital. (MAT)