Pengadilan Agama Sorong Kelas II

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PENGADILAN AGAMA SORONG KELAS II 

Pimpin Apel Jumat Sore, Ketua: Hindari Penyakit Kudis, Kurap dan Kutil!

Kota Sorong – Ketua Pengadilan Agama (PA) Sorong Sapuan, S.H.I., M.H. memimpin apel rutin dengan pesan unik pada Jumat Sore (13/10/2023). Pesan tersebut menggambarkan agar seluruh aparatur PA Sorong menjaga serta menerapkan prinsip 5R (Rajin, Rawat, Resik, Ringkas, Rapi dan Rawat).
“Prinsip 5R wajib kita pedomani dalam bekerja. Agar kondisi ruang kerja pribadi serta layanan publik kita menjadi nyaman. Selain itu wajib kita hindari 3 (tiga) penyakit berbahaya sebagai aparatur peradilan. Ketiga penyakit tersebut adalah kudis (kurang disiplin), kurap (kurang rapi) dan kutil (kurang teliti). Sehingga kita bisa melaksanakan tugas-tugas kita dengan lancar, terukur dan akuntabel,” ujarnya.
Selain itu mantan Waka PA Magelang tersebut juga mengingatkan bahwa dalam dua pekan ke depan PA Sorong memiliki agenda sidang isbat terpadu. Hendaknya seluruh aparatur yang termasuk dalam tim mempersiapkan diri dengan baik.

“Jaga kesehatan dan siapkan diri dalam mempersiapkan pelayanan prioritas kita kepada masyarakat yang berada di kepulauan jauh. Kita berdoa semoga pelaksanaan sidang isat terpadu dengan pemkab Raja Ampat dan Sorong Selatan berjalan lancar dan membawa maslahat,” tutupnya.
Apel yang dihadiri oleh seluruh aparatur PA Sorong tersebut dilaksanakan di halaman satuan kerja. Dimulai tepat pada pukul 17:00 WIT, apel diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Hj. Zubaidah Hi. Hamzah pada pukul 17:20 WIT. (Spn)

Informasi seputar Pengadilan Agama Sorong dapat diakses melalui:
FB : Pengadilan Agama Sorong
IG : Pengadilan Agama Sorong
Ytube : Pengadilan Agama Sorong

@humasmahkamahagung
@ditjen.badilag
@pta.papuabarat
@RBKunwas
@sipp_menpan

#mahkamahagung
#mahkamahagungri
#pelayananpublik
#refomasibirokrasi
#zonaintegritas
#wbkwbbm
#informasipublik

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.