Kota Sorong, 23 Februari 2026 – Pengadilan Agama (PA) Sorong mengadakan kegiatan kultum dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan. Momentum Ramadhan kembali menjadi pengingat bagi seluruh umat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dalam kultum yang disampaikan oleh Hakim PA Sorong, Juandi Mardin, S.H., ditegaskan bahwa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah proses pembentukan karakter untuk menjadi insan yang bertakwa.
Mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183, dijelaskan bahwa kewajiban berpuasa bertujuan agar manusia mencapai derajat takwa. Takwa bukan hanya sebatas ibadah ritual, tetapi tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
Ia menyampaikan bahwa terdapat beberapa ciri utama pribadi bertakwa yang dapat ditempa melalui ibadah puasa di bulan Ramadhan. Pertama, sabar dalam menahan diri dari hal-hal yang buruk, baik dalam ucapan, perbuatan, maupun pikiran. Puasa melatih setiap individu untuk mampu mengendalikan emosi, menjaga lisan, serta menjauhi perbuatan yang tidak diridhai Allah SWT.



Kedua, jujur dalam setiap aspek kehidupan. Ramadhan mengajarkan kejujuran yang hakiki, karena hakikat puasa hanya diketahui oleh diri sendiri dan Allah SWT. Kejujuran inilah yang menjadi fondasi integritas, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari.
Ketiga, dermawan dan peduli terhadap sesama. Bulan Ramadhan identik dengan semangat berbagi, memperbanyak sedekah, serta membantu mereka yang membutuhkan. Kepedulian sosial menjadi salah satu wujud nyata dari ketakwaan yang tumbuh dalam diri seorang Muslim.
Melalui Ramadhan, diharapkan setiap pribadi mampu menjadikan momentum ini sebagai sarana pembinaan diri yang berkelanjutan. Tidak hanya selama bulan suci, tetapi juga dalam kehidupan setelahnya. Dengan kesabaran, kejujuran, dan kedermawanan, nilai-nilai ketakwaan akan terus terjaga dan menjadi bagian dari karakter dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. (CTR)