Kota Sorong – Senin, 08 Juli 2024, pukul 08.00 WIT seluruh aparatur Pengadilan Agama (PA) Sorong melaksanakan apel pagi rutin. Apel dihadiri pimpinan, hakim, panitera, dan pejabat detasering serta seluruh aparatur ASN dan PPNPN.
Apel pagi yang dilaksanakan di halaman kantor PA Sorong tersebut dipimpin oleh Syaukani yang merupakan Hakim Detasering di PA Sorong. Dalam amanatnya, Syaukani menekankan pentingnya memedomani perilaku 10 budaya malu yang dirutin dibaca setiap apel pagi .
“Saya hanya ingin menekankan pentingnya penerapan perilaku sepuluh budaya malu yang baru saja kita baca” ujar Syaukani.
- Kesepakatan Damai Sebagian Warnai Proses Mediasi di PA Sorong
- Monitoring dan Evaluasi Zona Integritas 2026: PA Sorong Perkuat Komitmen Peradilan yang Bersih dan Melayani
- Melalui Briefing Rutin, PA Sorong Tingkatkan Profesionalitas Petugas PTSP
- Apel Pagi Awali Pekan Kerja, PA Sorong Teguhkan Semangat Disiplin dan Profesionalisme
- Melalui Apel Sore, PA Sorong Perkuat Komitmen Perbaikan dan Disiplin Kerja
Syaukani menjelaskan bahwa untuk mencapai sebuah tujuan pasti ada alasan yang melatarbelakanginya.
“Seperti istilah dalam bahasa Inggris, reason to fight, artinya apa yang kita ingin capai ada latarbelakangnya” ujar Syaukani.
Selain itu, Syaukani juga menambahkan bahwa setiap aparatur dalam bekerja sesuai program.
“Everyone should have a purpose, jadi setiap orang harus punya tujuan, dalam hal ini kita harus bekerja dengan program kerja yang telah dibuat, sebagiamana pentepan perilaku sepuluh budaya malu ” imbuhnya.
Apel pagi ini berakhir pukul 08.15 WIT ditutup dengan doa yang dibacakan oleh Maulana Adi Tama dilanjutkan dengan saling bersalaman antar semua aparatur yang hadir. (MAT)