Kota Sorong – Pimpinan dan aparatur Pengadilan Agama (PA) Sorong menghadiri acara halal bihalal 1445 Hijriah yang digelar di Pengadilan Negeri Sorong pada Kamis (2/5). Kegiatan ini menjadi momen halal bihalal kedua setelah sebelumnya juga digelar di Pengadilan Agama Sorong pada (23/4) lalu.
Sapuan selaku ketua PA Sorong bersama dua orang hakim, dua personil PP PTA Papua Barat yang diperbantukan di PA Sorong, sekretaris dan empat aparatur lain. Hadir juga ketua dan pengurus Dharmayukti Karini Cabang Sorong yang mengikuti jalannya halal bihalal dengan penuh antusias.
Ketua PN Sorong Beauty Deitje Elisabeth Simatauw dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan halal bihalal tersebut. Meski dirinya mengaku belum memahami secara detil maksud halal bihalal, namun acara ini mampu merajut kebersamaan.
- Kesepakatan Damai Sebagian Warnai Proses Mediasi di PA Sorong
- Monitoring dan Evaluasi Zona Integritas 2026: PA Sorong Perkuat Komitmen Peradilan yang Bersih dan Melayani
- Melalui Briefing Rutin, PA Sorong Tingkatkan Profesionalitas Petugas PTSP
- Apel Pagi Awali Pekan Kerja, PA Sorong Teguhkan Semangat Disiplin dan Profesionalisme
- Melalui Apel Sore, PA Sorong Perkuat Komitmen Perbaikan dan Disiplin Kerja
Salah satu agenda acara halal bihalal adalah disampaikannya hikmah halal bihalal oleh Ketua PA Sorong. Dalam penyampaiannya KPA Sorong mengupas makna sebenarnya dari halal bihalal.
“Halal bihalal ini tidak ada di negara lain. Tetapi adanya hanya di negara kita Indonesia. Halal bihalal adalah momen bagi kita untuk mempererat kembali kebersamaan, meluruskan kembali semangat persaudaraan berbangsa dan bernegara. Terlebih kita di Mahkamah Agung ini terdiri dari berbagai suku bangsa, ras, dan agama,” ungkapnya.
Lebih lanjut Sapuan menyatakan bahwa makna kata Halal berasal dari kata Hillun yang berarti mengurai benang yang kusut. Menurutnya, halal bi halal bermakna meluruskan kembali berbagai kesalahan, niat, kemauan dan juga lurus dalam berbuat kebenaran.
Selanjutnya Sapuan menutup kegiatan tersebut dengan doa secara Islam. Dilanjutkan dengan salam-salaman atau bermaaf-maafan antara seluruh aparatur yang hadir. (Spn)